Perhatikan Dirimu

Bekerja dari senin sampai jumat, dari jam 9 pagi sampe 5 sore.
Menghabiskan waktu 8 jam di kantor untuk menyelesaikan yang jadi tugas dan tanggung jawab. Ironisnya sebelum ke kantor dan setelah pulang dari kantor pun terkadang masih digunakan untuk memikirkan pekerjaan, padahal ada keluarga dan/atau istri/suami juga anak yang membutuhkan perhatian.

Lama perjalanan dari rumah ke kantor akan bergantung pada banyak hal, jarak salah satunya dan untuk pengguna armada angkutan umum, ketepatan waktu dan volume penumpang juga akan berpengaruh. Anggap saja hilang 1 hingga 2 jam masing-masing untuk berangkat dan pulang ke kantor. Waktu menghadapi kemacetan dianggap sebuah hal BIASA AJA yang nyata-nya dalam kondisi jangka panjang, hal tersebut justru menjadi salah satu pemicu penyakit jantung dan kematian. Daku menyebutnya si invisible-stressor.

Bener banget kata Dalai Lama kalau kita menukarkan kesehatan demi kekayaan dimana saat kita kaya justru kita menggunakannya supaya tetap bisa sehat (yes, obat mahal, dokter mahal, sakit itu MAHAL!). Kalau sudah sakit memangnya, siapa sih yang RUGI? DIRI SENDIRI kan? Kantor peduli? Biasanya malah bisa diminta untuk undur diri dan mereka akan cari pengganti. Let alone kalau kita meninggal dunia, yang terperih tentunya keluarga yang ditinggalkan bukan kantor. Gak percaya? Cek saja orang-orang or kenalan di sekeliling kita yang mungkin sudah berpulang bahkan di cubicle mereka; alias “penjara kecil” yang lagi-lagi invisible.

Tulisan ini bukan soal anti bekerja di kantor dengan jam kerja 9 to 5; tulisan ini hanya sebagai gentle reminder yang mungkin bisa untuk membantu perusahaan juga pribadi-pribadi yang kompeten dan memiliki power untuk kembali merumuskan seperti apa bekerja yang tidak PERLU mengorbankan kesehatan juga hubungan dengan pasangan bahkan keluarga. Kalau kalian bilang tidak ada pekerjaan or perusahaan yang tidak menuntut hal-hal tersebut, akan saya bantu melalui video-video dari negara lain dan orang-orang yang sudah MULAI memperhatikan hal ini.

Sahabat seperjuanganmu,
~Your badass friend yang peduli dengan kesehatan jiwa juga jasmanimu. selalu.~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s