Menulislah

“Kalau kamu ingin dikenang orang, maka menulislah.”

**
Nasihatnya selalu ku ingat walaupun dia telah lama pergi meninggalkan dunia. Satu hal yang selalu menarik perhatianku, bagaimana kita struggle menjadi diri sendiri di tengah kehidupan yang menginginkan kita menjadi orang lain.

Ya, aku mungkin berpikir menjadi diri sendiri adalah sebuah kejahatan karena menjadi diri sendiri tidak terlepas dari konsekuensi hukuman sosial-kemasyarakatan. Kita akan membenci hal-hal yang tidak kita ketahui karena kita hanya bisa mengerti sejauh mana kita sudah mengalami.

Tetapi, se-identik bayi kembar pun, mereka akan memiliki karakter yang berbeda, tugas kehidupan yang berbeda, tantangan yang berbeda. Lalu, apakah iya semua yang berbeda perlu dihancurkan atas nama kenyamanan?  Seandainya kehidupan di dunia dan menjadi manusia bisa se-simple rasa nyaman itu…. Ah…….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s