Menjadi Komunikator Bijaksana

Saya belajar ini ketika saya masih bekerja di Kia Indonesia. Saya rasa yang Ralph katakan disini ada benarnya. Kita perlu belajar melepaskan keinginan untuk selalu benar sendiri.

Ego (untuk benar sendiri) itu tidak akan menjadikan kita pribadi yang bijak, let alone menjadi seseorang yang mampu berkomunikasi secara bijaksana. Sedangkan kemampuan mengkomunikasikan hal-hal sensitif yang juga krusial ke khalayak banyak bersumber dari bagaimana cara kita memprioritaskan diri untuk memahami berbagai perspektif yang ada dari seluruh pihak terkait.

**
Salah satu tahap untuk menjadi seorang komunikator yang (tidak hanya) handal, namun juga bijaksana.

30729192_10155653966482635_2374609868028903424_o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s